Selasa, 19 Maret 2013


Memilih Ayam Jalu dengan Ayam Pukul


Ayam Jalu/Taji SuperAyam Jalu atau biasa yang disebut Ayam taji merupakan ayam yang mempunyai sebilah senjata berada pada kaki tepat diatas jari ayam tersebut, ayam jalu/taji tidak begitu berbeda dengan ayam petarung lainnya. Ada yang sering disebut ayam pukul jalu atau taji dengan ketentuan pada saat ayam tersebut medal (mukul) memukul lawan dengan keras menggunakan senjatanya itu (jalu/taji). jadi, tepat mengenai sasaran dengan jalu atau taji yang dimilikinya. memilih ayam jalu sama halnya dengan memilih ayam petarung seperti pada umumnya, hanya saja mempunyai beberapa kriteria seperti:
Sisik yang rapih, kering dan mempunyai baris 3 lebih diutamakan dalam memilih ayam jalu atau taji, ini menandakan pukulan yang keras. Jalu berwarna hitam tidak putih (jarang), besar kecil atau panjang ideal saja karena relatif, tergantung pada struktur dan bobot ayam tersebut. Berada dekat dengan jari samping dan searah dengan jari tersebut menandakan sering menggunakan senjatanya dalam menghabisi lawan (musuh). selebihnya tinggal menentukan struktur fisik (tulangan, wajah, jengger, kepala belah pinang, bulu disekitar wajah jangan ngadeg/berdiri menandakan ayam yang kurang berani). Agar lebih memuaskan dalam memelihara ayam bangkok untuk aduan.
Sedangkan Ayam bangkok yang tidak memiliki jalu atau taji, hanya berupa benjolan pada bagian jalu atau taji yang biasa disebut ayam bangkok burus (tidak berjalu atau taji) versi jawa. Ayam ini biasanya disebut juga dengan ayam pukul, sebenarnya tidak begitu berbeda hanya yang membedakan ayam yang memukul pakai parang dengan ayam yang memukul pakai kepalan. begitu saja, tetapi yang memakai parang tentu ada yang mahir juga ada yang tidak, nah kriteria yang mahir seperti penjelasan diatas, mudah-mudahan. Sedangkan ayam pukul dengan kepalan tentu mempunyai dasar karena sudah menjadi adat kebiasaan maka ayam tipe seperti ini relatif mempunyai ketepatan dalam memukul dan menjatuhkan lawan. tergantung pola tipe ayam dan struktur fisik. Untuk pakan ayam jalu biasanya agar mempunyai tenaga yang ekstra diberikan gabah merah atau gabah biasa dengan dicampur beras merah sedikit. jangan memberi pakan beras merah terlalu banyak, malah gabahnya yang harus dibanyakin antara 3:1 gabahnya 3kg beras merahnya 1kg.
Ayam pukul dan ayam jalu sama saja pada tahap pelatihan dan pemeliharaan untuk menyiapkannya dalam pertarungan, tidak harus menunggu 9, 10, 11 bulan, tetapi pada kesiapan dan pemeliharaan (teknik masing-masing dalam memelihara juga menentukan). pada saat siap untuk bertarung ayam pukul juga ayam jalu biasanya memilih musuh dengan cara tandingan (seumur, satu postur, dll). jadi, tidak akan khawatir mengalami 

Memilih Babon Indukan yang Berkualitas


Bagi penghobi Ayam Aduan yaitu Bangkok tentu ingin memiliki ayam yang mampu menggebrak di arena pertarungan, ayam yang bagus dan berkualitas tentu menjadi bahan pertimbangan dalam memilih ayam aduan. Namun dalam memilih ayam aduan yang bagus dan berkualitas tentu tidak luput dari seekor indukan atau babon dan pejantan yang unggul dalam segi fisik, teknik bertarung dan pukulan. mengapa demikian? karena seekor babon bangkok yang bagus dan berkualitas serta pejantannya tentu akan menghasilkan keturunan yang bagus dan berkualitas juga, untuk itu harus jeli dan paham dalam memilih ayam indukan yang bagus juga berkualitas.
Memilih babon yang memenuhi kriteria memang tidak begitu mudah dan cenderung sulit, ayam jago aduan lebih mudah dikenali dengan ciri fisik dan teknik atau gaya bertarung dalam menghadapi berbagai macam lawan. Seperti dalam artikel sebelumnya yaitu ciri ayam berdasarkan fisiknya tentu dapat menjadi referensi dalam memilih ayam jago aduan yang bagus dan berkualitas. Bagaimana dengan cara memilih ayam babon atau indukan yang baik dan berkualitas? dalam mengenali babon terdapat dua tipe yaitu:
  • Ayam babon unggul dan ayam babon cetak, babon unggul adalah babon pilihan, mempunyai sifat dominan terhadap keturunan sehingga anak - anaknya mewarisi kelebihan yang dimiliki oleh induknya, memiliki silsilah keturunan yang bagus, kondisi fisik yang bagus seperti tulangan, bentuk badan yang bagus dan gaya bertarung yang baik. ketika dikawinkan dengan pejantan yang kurang bagus pun, anak yang dihasilkan akan cenderung ikut induk dan lebih bagus dari pejantannya. Babon unggul biasanya berasal dari jalur murni.
  • Babon Cetak SuperBabon cetak adalah babon yang cenderung resesif dalam menghasilkan keturunan. Anak yang di hasilkan akan cenderung mirip atau sama seperti dengan pejantannya. Seekor walau pun babon cetak yang bagus, akan menghasilkan anak yang kurang bagus ketika pejantannya jelek. Sebaliknya ketika menghasilkan anak yang bagus apabila pejantannya bagus. Jika babon cetak dikawinkan dengan pejantan jelek dan anaknya bagus, maka ia gugur dalam kriteria babon cetak dan menjadi tidak jelas, maka alternatif selanjutnya adalah harus menggantinya.
Babon cetak dapat mencetak fisik, teknik atau cetak semuanya. Untuk mengujinya adalah dengan mengawinkan berbeda bulu atau bentuk jengger yang beda. Jika bulunya hitam maka akan menghasilkan anakan yang berbulu hitam, begitu juga jengger, badan, tulangan dan segala hal tergantung pada pejantannya. Seekor babon yang cetak sempurna, harganya bisa amat mahal dan tidak realistis. Babon cetak bisa berasal dari jalur murni (BK) maupun campuran (F1 dan F2) atau turunan yang sudah jauh

Merawat Ayam Bangkok Saat Berganti Bulu


Ayam bangkok/aduan saat menginjak masa proses pergantian bulu atau sering disebut dengan istilah truwulu (jawa)/mabung/Ngurak atau Moulting pada unggas, merupakan hal yang rutin dan terjadi pada setiap tahun. Pada masa ganti bulu, biasanya banyak botoh yang tidak menyadari tentang kondisi ayam yang membutuhkan berbagai asupan mineral dan protein yang lebih. Masih ada yang memperlakukan ayam bangkok/aduan dengan ransum biasa, padahal ayam yang mengalami proses ganti bulu memerlukan perhatian ekstra. Pada tahap ganti bulu ini merupakan tahap istirahat yang panjang dan perlu diberikan makanan khusus yang bergizi tinggi, asupan mineral juga vitamin yang cukup.
Ayam Saat Ganti BuluMakanan yang mengandung kadar protein yang lebih, perlu di berikan pada ayam karena pada tahap ini ayam memerlukan energi yang relatif lebih banyak. Bila kebutuhan mineral dan protein tidak tercukupi dalam jumlah yang memadai maka ayam aduan akan mengalami penurunan kondisi fisiknya. Efek selanjutnya yang dapat terlihat jelas adalah kondisi fisik yang lemah dan loyo. Tidak jarang kita temui di kandang botoh ayam aduan yang dalam tahap ganti bulu ini bermuka pucat, kurang gairah dan terlihat lemas.
Pada masa ganti bulu sebaiknya ayam di berikan makanan dengan asupan kadar protein sebesar 16%, sedangkan makanan ayam yang lain yang dapat melebihi tidak usah di berikan karena, jika kandungan kalori dan protein yang berlebih, hal ini dapat berdampak pada badan ayam yaitu kegemukan. Ini berakibat penumpukan pada tulang dada dan akan sangat mengganggu stamina ayam. Kegemukan badan atau pada kondisi tersebut akan berdampak pada pernapasan yaitu mudah kehabisan nafas (ngos-ngosan) dan untuk mengembalikan bentuk dan berat ideal ayam tersebut akan memakan waktu yang lebih lama lagi.
Pada saat ganti bulu, ayam aduan tidak memerlukan pemberian Minyak Ikan yang berlebihan. Ini bisa di nilai dari sehelai bulu ayam yang mengandung 85% protein, 2.5% lemak, 1.5% serat kasar, 0.2% kalsium dan 0.75% phosporus (berdasarkan penelitian Charoen Phokpand). Jadi dengan dilihat dari komposisi kandungan bulu, maka ayam tidak memerlukan minyak ikan. Namun pada saat ganti bulu, ayam lebih membutuhkan protein, vitamin dan mineral yang cukup.
Kebanyakan orang beranggapan pemberian Minyak Ikan dapat membuat bulu mengkilap dan kuat. Minyak ikan mengandung Asam Linoleat 99% sebaliknya ayam hanya membutukan Asam Linoleat 1% saja yang bisa di dapatkan dari makanan ayam aduan pada umumnya. Padahal untuk membuat bulu mengkilap dan kuat cukup dengan pemberian makanan berprotein, sehingga kelenjar lemak yang ada pada ekor akan berfungsi sebagai semir yang digunakan ayam untuk mengilapkan bulu meskipun ayam tidak di mandikan.
Pada saat ganti bulu, ayam tidak membutuhkan tenggaran/umbaran yang rutin, ayam cukup diumbar 3 hari sekali atau 1 minggu sekali saja untuk mengepakkan sayap dan melemaskan otot yang kaku. Memegang ayam yang berganti bulu juga harulah berhati-hati, karena bulu masih muda dan terasa sakit bila dipegang. Kemudian jangan sesekali ayam yang sedang berganti bulu dikumpulkan atau digabungkan dengan ayam betina, karena bulu mengandung phosporus yang tinggi yang merupakan makanan paling digemari dan santapan lezat bagi ayam betina. Demikian juga bila dijadikan pemacek, maka perhatikan kebutuhan karbohidratnya, jika kekurangan maka napsu kawin akan menjadi menurun dan sebaliknya jika pemberian karbohidrat berlebihan maka ayam akan menjadi terlalu gemuk yang juga dapat menurunkan nafsu kawin.
Selama periode penggantian bulu yang biasanya memakan waktu beberapa bulan, jangan lupa untuk memperhatikan kandang ayam, jangan menempatkan ayam yang memiliki sudut kandang yang cukup tajam yang dapat mengganggu pertumbuhan bulu dah bahkan bisa merusak bulu muda yang baru tumbuh. Hal ini juga harus menjadi perhatian karena jangan sampai seluruh usaha keras kita di dalam merawat masa truwulu/mabung akan menjadi sia-sia karena hanya penempatan kandang. Dengan kata lain, untuk ayam yang sedang mengalami penggantian bulu, mulai dari makanan, pengumbaran, dan penempatan kandangnya tetap harus menjadi perhatian kita agar proses penggantian bulu dapat berjalan dengan sempurna.

Menangani Paruh Somplak pada Ayam Aduan

Seorang botoh, tidak mungkin tidak tahu bagaimana kondisi ayam aduannya baik dalam masa pelatihan hingga abar dan sampai ke arena. Hal yang mungkin terjadi saat abar atau bertarung diarena adalah terkena pukul baik telak maupun tidak. Terkena pukulan itu memang sudah pasti tetapi bagaimana bila pukulan tersebut membuat cacat ayam aduan? owh ya tentu dibengkel dong.. Kenapa tidak? kan begitu. Botoh yang sering turun di arena tidak jarang membawa ayam aduan super oleh karena itu sering kali terlihat ayam aduan terkena pukulan dibagian kepala dan tidak menutup kemungkinan paruh ayam juga bisa menjadi sasaran pukulan dan terjadilah patah dan mengalir darah atau bisa jadi darah beku, nah bagaimana cara mengatasinya? Ayam pada saat terkena pukulan yang mengenai paruh biasanya terlihat begitu miris tergantung mental ayam petarung tersebut. Ada yang terus melawan hingga pertandingan usai dan tidak heran bila fatal akan lari karena kesakitan, hal ini mungkin bisa tidak disadari oleh botoh. Kekalahan dan kemenangan sudah menjadi adat mufakat sebuah pertandingan. Untuk mengobati paruh yang somplak perlu penanganan yang baik, sebab kalo tidak bisa menjadi lama kesembuhannya.
Penanganan pertama adalah dengan menjarangi dengan air hangat kemudian diberikan obat anti inflamasi baik trombophop atau lainnya. Hal yang mungkin rutin adalah dijarangi dengan air hangat dan oleskan kunir atau kapur sirih pada pagi dan sore hari, pemberian obat tidak selalu setiap hari cukup 2 hari 1 kali sudah baik.
Pemberian pakan yang mudah dicerna dan tidak keras dalam masa penyembuhan setalah diabar atau bertarung di arena adalah cara terbaik agar dapat segera pulih dari kondisi kritis. Tidak usah menggunakan benda tajam seperti pisau dan lainnya untuk menglupas paruh yang robek atau somplak tersebut karena ayam pada saat masa pemulihan paruh tersebut akan bergeser dan akan rapat serta mempertebal sendiri. Boleh saja menglupas tetapi dalam kondisi darurat karena faktor tertentu. Dalam masa pemulihan biasanya memerlukan waktu yang cukup lama tergantung pengamatan botoh sendiri, bisa memerlukan waktu 1 sampai 2 bulan.

Cara Memilih Ayam Berpostur Bagus


Ayam Bangkok Bronggal
Dalam memilih ayam aduan tentu semua individu mempunyai pemahaman tersendiri baik dari pengalaman maupun melihat dengan seksama. Namun tidak jarang ada yang belum tergambar bagaimana memilah ayam berbentuk boto atau bronggal. Ayam bronggal memiliki postur badan yang gagah dan melok dalam arti kata bonjor dari dada hingga pangkal. Untuk merasakannya hanya tinggal di pegang meletakkan kedua tangan dari samping (sayap) kanan dan kiri ayam tersebut kemudian rapatkan hingga kedua jari bersentuhan di pangkal dada dan akan terasa bagaimana postur badan ayam yang dipegang tersebut. Di bagian paha akan terasa berdenyut keras bila ayam tersebut sudah terlatih (sudah berisi pukulan yang keras) jika tidak ayam masih bahan. Ayam yang bagus (berkelas) biasanya berpostur tubuh tegak dada membusung serta leher yang lurus dan bertulang rapat, sayap yang rapih dan rapat serta kuncup (njantung). Melihat secara fisik ayam aduan sangat terlihat sekali perbedaan antara mana yang baik dan mana yang biasa saja. Capit urang misalnya, hanya dengan melihat dan memegang saja sudah cukup menandakan kerja ayam tersebut. Capit urang yang rapat serta buntut yang merucut tidak megar adalah ayam yang bagus. Bertulang besar serta keras dengan pergelangan yang rapat dapat menandakan ayam ini akan kuat menerima pukulan serta dapat mengungguli kekuatan lawan. Bagaimana pun ini adalah gambaran, jadi selanjutnya tergantung sobat.

Warna Bulu Ayam bangkok atau Aduan

Ayam bangkok memiliki berbagai macam kelebihan diantara ayam lainnya, hal ini sangat diperhitungkan oleh banyak orang yang menggemari ayam aduan. Warna bulu ayam aduan super atau berkelas biasanya sangat berpengaruh pada garis keturunan dan tidak jarang membawa keunggulan di dalam pertarungan. Warna bulu yang biasa terlihat atau banyak ditemui adalah warna rawis wiring kuning dan wiring geni ini menandakan banyak sekali indikasi yang menunjukkan bahwa warna tersebut paling berkelas. tetapi sebenarnya masih banyak warna bulu lain diantaranya;
  1. Wiring Geni dan kuning, warna ini memiliki kharisma tersendiri dengan format warna dasar hitam diringi dengan warna merah atau kuning sedangkan warna cenderung hitam dan agak kecoklatan biasa disebut wiring galih. Biasanya ayam yang memiliki rawis tembus dalam arti dari leher hingga sandangan ke bawah dan bulu buntut (brutu) berwarna hitam merucut tidak melebar itu adalah termasuk ayam berkelas.
  2. Gesin (hitam) atau biasa disebut warna taduang memiliki warna dasar hitam dari rawis hingga sandangannya berwarna hitam. Warna ini memiliki khas dan ciri tertentu dengan keistimewaanya dalam bertarung. Gesin yang bagus memiliki sandangan tembus dari rawis hingga ke bawah dan memiliki paruh berwarna hitam tembus hinggan kaki maka memiliki keunggulan tersendiri. Menurut orang jawa ciri seperti ini menandakan ayam yang dapat diunggulkan.
  3. Semu gesin biasa disebut bengkeh, berwarna hitam namun berawis kuning atau merah pias (samar).
  4. Kelawu, warna klawu memiliki corak warna abu-abu. Bisa saja hitam namun tetap bercorak putih abu-abu (blentang-blentong, Jawa). Ayam berwarna kelawu biasanya memiliki teknik dan gaya bertarung yang baik dan tidak jarang mempunyai pukulan yang mematikan, namun tidak jarang sering melayu (kabur) sendiri saat bertarung walaupun dalam keadaan unggul. Dalam kebiasaan jawa, warna kelawu tidak ditarungkan dalam waktu sore hari atau stelah jam 12 lebih.
  5. Blorok, Warna blorok mempunyai warna dasar hitam pias atau hitam dengan corak tutul-tutul (warna putih). Ayam ini bisa saja mempunyai sandangan merah, kuning. yang jelas blorok bercirikan tutul-tutul. Warna blorok bersih tidak bersandangkan merah atau kuning memiliki khas keistimewaan tersendiri.
  6. Jalak, Warna jalak mempunyai dasar kuning dan memiliki corak hitam, kuning hitam. Jalak meurut primbon tidak boleh bertarung saat jam 12 lebih karena kebiasaannya mengantuk setelah jam tersebut.
  7. Putih, Warna bulu putih biasanya mempunyai keistimewaan membuat sial lawannya walaupun si putih kalah bertanding. Setelah lawan mengalahkan putih biasanya lawan akan sial karena menurut primbon, putih sperti kuwu yang memiliki derajat diatas warna lainnya.
Sekilas warna bulu tersebut menandakan tingkatan ayam aduan. Namun diberbagai daerah mungkin memiliki gambaran tersendiri dengan penamaan yang berbeda yang jelas setiap daerah mempunyai perumpamaan dan penilaian tersendiri.

Berternak Ayam Bangkok Kualitas Super


Berternak Ayam Bangkok
Gaya hidup atau pola hidup adalah salah satu hal yang menjadi faktor penentu keseluruhan dalam hidup, manusia khususnya. Jika mempunyai niat dan keyakinan maka segala sesuatu akan menjadi mudah. Tetapi untuk kali ini bagaimana dengan suatu hobi yang memang dapat dikatakan melekat dan menjadi rutinitas keseharian. Salah satunya adalah penghobi ayam bangkok atau ayam aduan, kenapa dikaitkan dengan gaya hidup? pada saat menjalani hobi, tentu berkaitan dengan peranan seseorang dalam menjalankan hobinya (Ayam bangkok atau aduan). Peranan tersebut dapat memberikan dampak untuk hewan yang dipelihara yaitu ayam abngkok atau aduan. Bila ditangani dengan menerapkan aturan yang baik maka akan baik pula yang dihasilkan, (Orang senang itu ga ada duanya loh?!). Ayam aduan bagi sebagian orang bisa menjadi lahan bisnis dan tidak menutup kemungkinan berpenghasilan dengan hanya berternak kecil-kecilan atau dalam sekala besar. Diberbagai daerah tentu mempunyai ternak khusus yang mendistribuasikan ayam bangkok import maupun lokal karena disektor ini masih terbuka lebar dalam arti dalam skala kualitas ayam bangkok atau ayam aduan yang super, bayangkan? Pernah ketika itu menanyakan harga 1 ekor ayam bangkok yang baru saja menetas dengan kualitas super dibandrol Rp. 50rb!! Tidak penasaran, kan. Ayam bangkok aduan memiliki bobot harga yang fantastis dibandingkan ayam lainnya. Namun pandangan mengenai ayam bangkok atau aduan dapat dikaitkan dengan sabung, nah repot kan kalo sampai divonis sebagai orang yang ini, orang yang itu di masyarakat? owh tidak apa-apa justru perbedaan dan perdebatan itu perlu, "ga rame". Intinya setiap orang memiliki kebebasannya masing-masing dan tidak jarang menerapkan batasan-batasan tertentu, yang jelas tidak merugikan orang lain itu saja sudah simple. Ayam aduan dapat dijadikan lahan untuk berbisnis dengan kualitas super tentu dengan peranan seekor penjantan danindukan yang berkualitas super, untuk itu jangan kaget bila harganya melejit hingga jutaan rupiah. Namun hasil yang diperoleh lebih dari kocek yang dikeluarkan. Tertarik untuk berbisnis berternak ayam bangkok aduan??
Untuk berbisnis dalam sekala kecil dengan sepasang indukan berkualitas super tidak terlalu sulit, hanya perlu keuletan dan kesabaran. Contohnya seperti mempunyai ayam kampung atau yang biasa dipedesaan. Hanya bermodal kandang dan gatek untuk tempat mengawinkan bibitan tadi. Mudah bukan? Tidak salah untuk mencobanya dulu. Salam.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar